Karunia Danau Semayang Untuk Desa Pela Kukar

- 20 April 2024, 21:28 WIB
/



BUTOLPOST  --  Desa Pela merupakan salah satu desa tertua di wilayah Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) – Kalimantan Timur. Desa tersebut dihuni oleh 90 persen masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan. Nuansa perkampungan nelayan dengan wajah perkampungan pesisir yang didominasi oleh rumah dan jembatan kayu. Jembatan tatakan kayu menjadi jalan utama yang menghubungkan setiap rumah. Karena wilayah Desa Pela dikelilingi oleh sungai, rawa dan danau. Sebagai desa wisata, juga menawarkan wisata edukasi melalui museum Desa Pela atau museum nelayan. Di dalam museum tersebut, berisi alat tangkap nelayan yang ramah lingkungan.
Terletak di Tepi Anak Sungai Mahakam dan di ujung mulut Danau Semayang ini memang memiliki daya tarik wisata yang menarik. Danau Semayang sendiri merupakan satu dari Tiga Danau terbesar yang ada di Kaltim. Sedangkan, Dua danau lainnya, yakni Danau Melintang dan Danau Jempang.
Yang paling menarik, Desa Wisata Pela juga merupakan wilayah konservasi Pesut Mahakam bekerja sama dengan Yayasan Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI). Ada sekitar 17 Spesies mamalia laut ini yang bermukim di Sungai Mahakam Desa Pela. Dari total 80 spesies lain di sepanjang Sungai Mahakam.

Berikut sebuah puisi yang penulis abadikan atas keindahan Danau Semayang :

DANAU SEMAYANG
kujelajahi senandung lembayungmu
ditemaram langit memberi arti
riak, gubang dan warna kecokelatan
ada banyak cerita di danau ini

dalam rona kedalaman yang tak berubah
terhampar dalam naungan cekungan
aroma jukut mengembalikan ingatan
serupa jejak etam mudik

danau telah membelah dadaku
arusnya mengantarkan haruan menganga
pada garis riak pepuyu bergerak
kadang pula baung terbaring tenang

pada dirimu,
kapal – kapal merangkai niat
menyapa arah cahaya yang tersisa
akan tetap ingat pulang

dari daratan yang luas
tak pernah membuatmu sendiri
merangkum gemuruh tetap kucandui
melapangkan jalan jiwa – jiwa yang menggengammu

panjang umur tak menggerukmu ke dasar
rumah bagi ikan – ikan yang memikat
meski kemarau bertamu
jalan karunia itu diairkan

Halaman:

Editor: Suardi Yadjib


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah